Perkuat Keamanan Laut Bengkulu, Pemprov Hibahkan Tanah untuk Bakamla

Bengkulu, GK – Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi menyerahkan hibah tanah kepada Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) sebagai dukungan terhadap peningkatan keamanan laut di wilayah Bengkulu. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menerima audiensi dari Kanwil BPN dan Bakamla RI di Ruang Kerja Sekda, Rabu (10/12).

Dalam audiensi tersebut dibahas tindak lanjut penyerahan hibah tanah milik Pemerintah Provinsi yang terletak di Kabupaten Seluma dan Pulau Enggano. Herwan menjelaskan bahwa proses hibah tersebut telah berjalan panjang, dimulai sejak masa Plt Gubernur Rosjonsyah, dilanjutkan oleh Gubernur Helmi Hasan, hingga akhirnya ditetapkan secara resmi pada masa pemerintahan saat ini.

Bacaan Lainnya

“Proses hibah ini sudah berlangsung lama dan melewati beberapa masa kepemimpinan. Alhamdulillah hari ini kita bisa melangkah lebih jauh dengan finalisasi berita acara dan penyerahan sertifikat kepada Bakamla,” jelas Herwan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam finalisasi dokumen penyerahan hibah, termasuk berita acara dan sertifikat tanah yang selanjutnya akan diproses oleh Bakamla untuk balik nama ke Badan Pertanahan Nasional/ATR.

“Mudah-mudahan prosesnya cepat, karena hari ini sudah kita serahkan. Artinya mereka dapat segera memproses seluruh kelengkapan administrasinya,” ujar Herwan menambahkan.

Herwan juga menyampaikan harapan agar setelah seluruh proses administrasi selesai, Bakamla RI dapat segera memulai pembangunan Kantor Bakamla di atas lahan hibah tersebut. Kehadiran kantor ini dinilai sangat strategis untuk memperkuat sistem pengawasan, respon cepat, serta layanan keamanan laut di perairan Bengkulu dan sekitarnya—termasuk kawasan Seluma hingga wilayah terluar seperti Pulau Enggano.

Dengan semakin meningkatnya dinamika aktivitas pelayaran, potensi bencana laut, serta kebutuhan pengawasan wilayah perbatasan, keberadaan kantor Bakamla di Bengkulu diharapkan mampu menjadi garda depan dalam menjaga keselamatan dan kedaulatan maritim di pantai barat Sumatra.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *