Bengkulu, GK – Senator Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bengkulu.
Hal ini ia sampaikan dalam Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang digelar di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, Selasa (18/11), sebuah agenda besar yang melibatkan lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, hingga berbagai asosiasi pelaku usaha.
Festival ini menghadirkan sedikitnya 1.200 pelaku UMKM dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, menjadi salah satu ajang penguatan UMKM terbesar tahun ini. Destita, yang duduk di Komite III DPD RI dan bermitra dengan Kementerian Koperasi dan UMKM, mengapresiasi langkah konkret pemerintah pusat yang memberi ruang lebih luas bagi pelaku usaha di daerah.
“saya berharap kegiatan hari ini berdampak nyata. Hampir 1.200 peserta hadir, dan insya Allah tidak berhenti sampai di sini. Ini akan menjadi pendorong kemajuan ekonomi Bengkulu,” ucap Destita.
Ia menilai, berbagai layanan yang diberikan dalam festival—mulai dari branding, pengemasan, pemasaran digital, hingga pembuatan logo berbasis kecerdasan buatan (AI)—menjadi langkah strategis agar UMKM Bengkulu semakin siap naik kelas. Destita berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal sehingga hasilnya benar-benar terasa dalam pengembangan usaha.
“Mudah-mudahan apa yang kami dapat hari ini berguna untuk usaha ke depan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UMKM, Riza Damanik, menyampaikan bahwa festival ini merupakan agenda kolaboratif nasional untuk memperkuat pondasi UMKM. Bengkulu dipilih sebagai satu dari 12 provinsi prioritas karena memiliki potensi besar dan SDM yang kuat, meski sebagian besar UMKM belum memiliki legalitas maupun sertifikasi.
“Melalui festival ini kita dorong percepatan legalisasi, sertifikasi, dan perluasan akses pasar. Dari 1.200 peserta, 97 persennya perempuan,” jelas Riza.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang turut hadir, menilai festival ini sebagai langkah penting untuk menunjang target pertumbuhan ekonomi nasional delapan persen. Ia menegaskan, UMKM Bengkulu memiliki peluang besar menembus pasar nasional hingga global jika terus mendapat dukungan lintas sektor.
Dalam festival tersebut, para peserta mendapat akses langsung terhadap berbagai layanan, seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), izin edar BPOM, akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), perizinan ekspor, hingga layanan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Melalui agenda besar ini, pemerintah berharap UMKM Bengkulu tidak hanya semakin legal dan terproteksi, tetapi juga mampu berkembang secara berkelanjutan serta memiliki daya saing tinggi di pasar nasional dan internasional.
Dengan kolaborasi berkelanjutan antara pusat dan daerah, Senator Destita optimistis UMKM Bengkulu akan terus naik kelas dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang lebih kuat.(Bis)







