BANDAR LAMPUNG, GK – Sebanyak 1.196 mahasiswa baru Universitas Malahayati mendapat pembekalan Wawasan Kebangsaan dari Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han).
Pembekalan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar di Gedung Graha Bintang (GB) Universitas Malahayati, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa baru dari lima fakultas dan 15 program studi. PKKMB tahun ini mengusung tema “Menjadi Mahasiswa Berprestasi, Unggul, Beretika dan Religius.”
Dalam materinya, Pangdam XXI/Radin Inten menekankan bahwa memasuki dunia perguruan tinggi tidak semata-mata untuk mengejar gelar akademik. Lebih dari itu, masa perkuliahan merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, sekaligus meneguhkan jati diri sebagai generasi penerus bangsa.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan di tengah perkembangan zaman yang berlangsung semakin cepat.
Karena itu, mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis, bersikap bijak dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.
Nilai persatuan, toleransi, etika, disiplin dan kecintaan terhadap tanah air dinilai menjadi fondasi penting yang harus terus ditanamkan dalam diri generasi muda.
Selain itu, mahasiswa juga didorong memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial serta semangat untuk memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Pembekalan Wawasan Kebangsaan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan kampus.
Pendidikan tinggi tidak hanya diarahkan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas dan bertanggung jawab.
Melalui pelaksanaan PKKMB, sebanyak 1.196 mahasiswa baru Universitas Malahayati diharapkan mampu memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan potensi diri, meraih berbagai prestasi, membangun jejaring, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.(Red)






