Kota Bengkulu, GK – Dua anggota DPRD Kota Bengkulu dari daerah pemilihan (Dapil) Ratu Agung–Ratu Samban, Vinna Ledy Anggraheni, S.E. dari Fraksi PKB dan Solihin Adnan, S.H. dari Fraksi Gerindra, menggelar reses bersama untuk menyerap aspirasi masyarakat, Minggu (2/8).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Ratu Agung itu dihadiri ratusan warga serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Sosial, dan pihak Kecamatan Ratu Agung.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih mereka hadapi, mulai dari pelayanan kesehatan, infrastruktur, ketertiban umum hingga persoalan lingkungan.
Salah satu isu yang paling banyak disampaikan warga adalah pelayanan kesehatan, khususnya terkait pelayanan BPJS Kesehatan. Warga mengaku masih menemui berbagai kendala dalam memperoleh layanan kesehatan dan meminta adanya peningkatan kualitas pelayanan.
Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan sistem desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar penyaluran berbagai program bantuan sosial. Warga ingin mengetahui kategori desil serta mekanisme penetapannya agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait penerima bantuan.
Persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian. Warga Flamboyan 17 mengusulkan penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik yang dinilai masih minim pencahayaan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat pada malam hari.
Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan maraknya parkir liar di beberapa ruas jalan yang dinilai mengganggu arus lalu lintas. Mereka berharap pemerintah bersama instansi terkait dapat mengambil langkah tegas agar tidak terjadi pembiaran yang berdampak pada kenyamanan pengguna jalan.
Usulan peningkatan status jalan juga disampaikan masyarakat. Sejumlah ruas jalan yang hingga kini masih berupa kerikil diharapkan dapat segera ditingkatkan menjadi jalan beraspal agar lebih nyaman dilalui dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Di bidang lingkungan, masyarakat turut mengadukan aktivitas limbah salah satu rumah makan yang diduga menyebabkan pencemaran udara maupun lingkungan di sekitar permukiman. Warga meminta pemerintah segera melakukan pengecekan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran.
Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat telah dicatat dan akan menjadi bahan perjuangan di DPRD.
“Reses merupakan momentum bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi ini akan kami kawal dan kami koordinasikan dengan organisasi perangkat daerah terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan skala prioritas,” ujar Vinna.
Sementara itu, Solihin Adnan menegaskan bahwa sinergi antara DPRD dan organisasi perangkat daerah sangat penting agar setiap aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami ingin aspirasi masyarakat tidak berhenti sebatas usulan. Semua masukan akan kami perjuangkan melalui pembahasan di DPRD dan kami dorong OPD terkait agar segera melakukan tindak lanjut sesuai kewenangannya. Harapan kami, masyarakat benar-benar merasakan hasil pembangunan yang merata,” tegas politisi Fraksi Gerindra tersebut.
Melalui reses bersama ini, Vinna Ledy dan Solihin Adnan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga penyelesaian persoalan lingkungan demi meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bengkulu.(Red)






