Gubernur Bengkulu: Masukan Ombudsman Jadi Bekal Wujudkan Pelayanan Publik Prima

BENGKULU, GK – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, saat menerima audiensi Pimpinan Ombudsman Republik Indonesia, Dr. Abdul Ghoffar, di Ruang Kerja Gubernur Bengkulu, Selasa (28/7).

Pertemuan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Ombudsman RI dalam mengawal penyelenggaraan pelayanan publik agar semakin berkualitas dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam audiensi itu, Helmi Hasan menyampaikan apresiasi kepada Ombudsman RI yang selama ini konsisten menjalankan fungsi pengawasan pelayanan publik. Menurutnya, berbagai masukan, saran, maupun rekomendasi yang diberikan Ombudsman menjadi bekal penting bagi pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan pembenahan pelayanan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan terima kasih. Kehadiran Ombudsman sangat membantu kami dalam membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Helmi Hasan.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan Ombudsman RI. Setiap rekomendasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima.

Menurut Helmi, pelayanan publik yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah didorong untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Pimpinan Ombudsman RI, Dr. Abdul Ghoffar, mengatakan bahwa kunjungannya ke Bengkulu merupakan bagian dari agenda silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa dirinya membawahi lima provinsi, termasuk Provinsi Bengkulu.

Abdul Ghoffar mengungkapkan, di bawah kepemimpinan Ombudsman RI yang baru, lembaga tersebut akan mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dalam menjalankan fungsi pengawasan pelayanan publik, terutama pada sektor-sektor yang berkaitan dengan aktivitas perekonomian masyarakat.

“Melalui silaturahmi ini kami ingin saling mengenal, membangun komunikasi yang baik, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar pelayanan publik semakin berkualitas dalam lima tahun ke depan,” katanya.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat semakin diperkuat melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, setiap persoalan pelayanan publik dapat diselesaikan secara cepat dan tepat, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin profesional dan memuaskan.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, serta jajaran Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Ombudsman RI menegaskan komitmen bersama untuk terus membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Sinergi kedua lembaga diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Bengkulu.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *