Bengkulu, GK – Tim Seleksi (Timsel) Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu resmi mengumumkan 15 peserta yang dinyatakan lulus seleksi kompetensi tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah. Para peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahapan wawancara sebagai bagian dari proses seleksi pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu periode 2026–2031.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Nomor: 100/465/B.1/III/VII/2026 tentang Hasil Seleksi Kompetensi Tes Pengetahuan Dasar dan Penulisan Makalah Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu Periode 2026–2031 yang ditandatangani oleh Herwan Antoni sebagai ketua Timsel yang juga sekda provinsi Bengkulu.
Dalam pengumuman dijelaskan bahwa hasil seleksi mengacu pada Berita Acara Nomor 100/461/B.1/III/VII/2026 tanggal 30 Juni 2026. Sebanyak 15 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti tahapan berikutnya, yakni seleksi wawancara.
Pelaksanaan wawancara dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan akan dilaksanakan di Ruang Hidayah, Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu.
Tim seleksi menegaskan bahwa seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus wajib hadir mengikuti proses wawancara sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Tahapan ini menjadi salah satu penilaian penting sebelum nantinya ditetapkan calon pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu periode lima tahun mendatang.
Adapun 15 peserta yang lolos terdiri dari unsur ulama, tenaga profesional, dan tokoh masyarakat Islam. Mereka adalah:
1. Al Bahri (Ulama)
2. Romli Bin Ronan (Ulama)
3. Nazief Susila Dharma (Tenaga Profesional)
4. Erwin Jorhanes (Ulama)
5. Safrizal (Ulama)
6. Yulkamra (Ulama)
7. Adi Sukmono (Tokoh Masyarakat Islam)
8. Harmudya (Ulama)
9. Etra Yunardi (Ulama)
10. Puji Dwianto (Ulama)
11. Noveriyanto (Tokoh Masyarakat Islam)
12. Ahadin (Tokoh Masyarakat Islam)
13. Indah Budiyanti (Tokoh Masyarakat Islam)
14. Muhidin (Tokoh Masyarakat Islam)
15. Meriyani (Tokoh Masyarakat Islam).
Seleksi pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu dilaksanakan secara bertahap guna menjaring figur-figur terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen dalam pengelolaan zakat di daerah. Sebelum mencapai tahap wawancara, para peserta telah mengikuti tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah sebagai bentuk evaluasi terhadap kapasitas serta pemahaman mereka mengenai tata kelola zakat dan kelembagaan BAZNAS.
Hasil dari seluruh rangkaian seleksi nantinya akan menjadi dasar bagi Tim Seleksi dalam mengusulkan nama-nama calon pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Masyarakat berharap proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan menghasilkan pimpinan yang mampu memperkuat peran BAZNAS dalam meningkatkan penghimpunan serta pendayagunaan zakat untuk kesejahteraan masyarakat Bengkulu.(Red)







