Gelar Apel Hari Bakti Rimbawan Ke-43, Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Bengkulu, GK – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menggelar apel dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43, Kamis pagi (12/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor DLHK Provinsi Bengkulu dan diikuti oleh jajaran pegawai serta para insan rimbawan di lingkungan pemerintah daerah.

Apel peringatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, Safnizar, S.Hut., M.P. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Kerja Ikhlas, Tata Kelola Berkualitas, Rimbawan Membangun Kehidupan Berkelanjutan.”

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya, Safnizar mengajak seluruh peserta apel untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesempatan untuk memperingati Hari Bakti Rimbawan yang ke-43. Menurutnya, peringatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali komitmen para rimbawan dalam menjaga dan melestarikan hutan.

Ia menegaskan bahwa hutan merupakan anugerah yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Selain menjadi sumber ekonomi, hutan juga memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan, penjaga keseimbangan ekosistem, penyedia udara bersih, sumber air, hingga rumah bagi berbagai keanekaragaman hayati.

“Peringatan Hari Bakti Rimbawan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengingat kembali tanggung jawab besar kita sebagai insan rimbawan dalam menjaga, melestarikan, serta mengelola sumber daya hutan secara bijaksana,” ujar Safnizar.

Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa tantangan dalam pengelolaan hutan saat ini semakin kompleks. Berbagai persoalan seperti perubahan iklim, kerusakan lingkungan, kebakaran hutan, serta meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut para rimbawan untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas. Peningkatan kualitas tata kelola kehutanan menjadi hal yang sangat penting guna memastikan kelestarian hutan tetap terjaga.

Safnizar juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan hutan. Ia menyebut bahwa keberhasilan menjaga kelestarian hutan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, dunia usaha, hingga pemangku kepentingan lainnya.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya sangat diperlukan untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para rimbawan memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan hutan tetap terjaga bagi generasi mendatang. Dengan kerja keras, integritas, serta semangat pengabdian, para rimbawan diharapkan mampu menjaga hutan sebagai sumber kehidupan sekaligus memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui momentum peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-43 ini, Safnizar juga mengajak seluruh jajaran DLHK untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan hutan yang lestari.

“Semoga melalui kerja yang ikhlas dan tata kelola yang berkualitas, kita mampu mewujudkan hutan yang lestari dan kehidupan yang berkelanjutan bagi bangsa Indonesia,” tutupnya.

Apel tersebut berlangsung khidmat dan menjadi pengingat bagi seluruh insan rimbawan di Bengkulu untuk terus berkomitmen menjaga kelestarian hutan sebagai warisan alam yang sangat berharga bagi masa depan.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *