Bengkulu, GK – Korem 041/Garuda Emas (Gamas) melaksanakan Latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Alam Tahap II sebagai upaya memperkuat respons darurat dan meningkatkan kesiapsiagaan prajurit TNI Angkatan Darat dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Provinsi Bengkulu.
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Kodim jajaran Korem 041/Gamas, Kamis (24/12/2025).
Latihan simulasi tersebut disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing satuan. Untuk Kodim 0407/Kota Bengkulu, skenario yang dilatihkan adalah bencana alam banjir, dengan posko penanggulangan bencana alam dipusatkan di Lapangan Kwartir Cabang (Kwarcab) 0704 Kota Bengkulu. Kegiatan ini merupakan kaji ulang dari latihan sebelumnya, sekaligus penyempurnaan atas berbagai catatan evaluasi agar pelaksanaan penanggulangan bencana dapat berjalan lebih optimal.
Dalam skenario latihan, Danrem 041/Gamas menerima laporan dari para Dandim jajaran terkait terjadinya bencana alam. Khusus wilayah Kota Bengkulu, bencana banjir digambarkan terjadi di kawasan Danau Dendam. Menindaklanjuti laporan tersebut, Danrem memerintahkan para Dandim untuk segera mendirikan posko penanggulangan bencana alam serta mengerahkan kekuatan personel dan perlengkapan.
Posko penanggulangan bencana dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain tenda pengungsian, tenda kesehatan, tenda logistik, tenda komunikasi, tenda administrasi, tenda trauma healing, serta dapur lapangan. Selanjutnya, personel TNI melaksanakan rangkaian kegiatan mulai dari pencarian, penyelamatan, dan evakuasi korban, hingga penanganan medis serta pendistribusian logistik bagi masyarakat terdampak bencana.
Latihan ini juga melibatkan anak-anak Pramuka. Keterlibatan generasi muda tersebut diharapkan dapat menambah wawasan serta pengetahuan tentang penanggulangan bencana alam, sehingga ke depan mereka dapat berperan membantu masyarakat apabila terjadi bencana di lingkungan sekitarnya.
Melalui latihan ini, Korem 041/Gamas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapan personel, materiil, serta koordinasi dalam menghadapi situasi darurat. Seluruh tahapan latihan dilaksanakan sesuai prosedur dan berlangsung aman, tertib, serta lancar. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dan respons cepat dalam upaya penanggulangan bencana alam di Provinsi Bengkulu. (Rls)







