BENGKULU, GK – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu sekaligus meninjau langsung harga kebutuhan pokok di Pasar Panorama, Rabu (17/9).
Dalam sidak tersebut, Amran didampingi Ketua DPD RI yang merupakan putra daerah Sultan B Najmuddin dan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.
Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap praktik-praktik yang merugikan rakyat kecil, terutama dalam distribusi pangan.
“Gak ada kata lain, tindak tegas. Sudah ada 28 tersangka. Presiden perintahkan, kalau ada yang coba-coba mengganggu rakyat kecil, harus ditindak tegas,” ujarnya.
Menurut Amran, kenaikan harga ayam yang terjadi saat ini dipicu kondisi tiga pekan lalu ketika harga ayam jatuh drastis. Pemerintah menilai situasi tersebut berpotensi merugikan para pedagang dan peternak, sehingga perlu ada penyesuaian agar tercipta keseimbangan di pasar.
Dalam dialog dengan pedagang, Amran juga menyoroti fluktuasi harga ayam. Ia mengingatkan bahwa harga ayam yang kini menembus Rp40 ribu per kilogram harus dipandang dalam kerangka keadilan.
“Ini jadi persoalan keadilan. Adil bagi peternak, adil bagi pembeli. Pemerintah hadir agar peternak sejahtera, bahagia, dan konsumen pun tersenyum,” tegasnya.
Amran menambahkan, keadilan harga pangan adalah wujud nyata perhatian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua DPD RI, Sultan, yang terus berupaya menjaga keseimbangan antara produsen dan konsumen.(Red)







