Jakarta, GK – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan pesantren di seluruh Indonesia tetap aman, nyaman, dan layak bagi para santri serta pengajar. Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui akun resminya, Muhaimin menyampaikan bahwa dirinya bersama Menteri Agama, Nassaruddin Umar, telah menyiapkan langkah cepat untuk menata pesantren, terutama yang memiliki bangunan tua dan berpotensi rawan.
“Menindaklanjuti arahan Presiden prabowo, saya bersama Menteri Agama nassaruddin umar menyiapkan langkah cepat menata pesantren agar tetap aman dan nyaman bagi santri dan para pengajar,” tulisnya.
Menurut Muhaimin, proses penataan dimulai dengan pendataan pesantren-pesantren tua yang dilakukan mulai hari ini. Setelah pendataan, akan dilanjutkan dengan audit kondisi bangunan dan pelaksanaan perbaikan secara lintas kementerian.
“Penataan dimulai dari pesantren tua dengan bangunan paling rawan. Pendataan sudah dimulai hari ini, diikuti audit dan perbaikan lintas kementerian agar berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Muhaimin juga menegaskan bahwa pesantren memiliki peran vital sebagai jantung pendidikan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan dan kekuatan pesantren sebagai pusat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.
“Pesantren adalah jantung pendidikan rakyat. Kita pastikan tetap kuat, aman, dan berdaya,” tegasnya.
Langkah ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan karena dinilai sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan berbasis keagamaan di Tanah Air.(Red)







