Pemkab Bengkulu Selatan Siap Hibahkan Tanah dan Bangunan untuk Pembentukan Bapas Manna

Bengkulu Selatan, GK – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menyatakan kesiapan mendukung rencana hibah tanah dan bangunan guna persiapan pembentukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Manna.

Dukungan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bupati Bengkulu Selatan, Selasa (13/1/2026), antara jajaran Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan dan tim dari Balai Pemasyarakatan Kelas I Bengkulu.

Bacaan Lainnya

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Asisten I Bupati Bengkulu Selatan, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan, serta Kepala Bidang Pengelolaan Aset Pemda Bengkulu Selatan. Sementara dari Bapas Bengkulu hadir Kasi Bimbingan Klien Anak (BKA) Herman Suryadi bersama Pembimbing Kemasyarakatan Andi Gultom.

Pertemuan tersebut membahas secara khusus proses hibah tanah dan bangunan yang sebelumnya telah disurvei oleh tim Bapas Bengkulu. Aset tersebut direncanakan menjadi objek hibah yang akan dimanfaatkan sebagai kantor dan sarana pendukung pembentukan Bapas Manna, guna memperluas jangkauan layanan pemasyarakatan dan pembimbingan kemasyarakatan di wilayah Bengkulu bagian selatan.

Dalam rapat, tim hukum dan bidang aset Pemda Bengkulu Selatan memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme dan tahapan hibah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, dibahas pula sejumlah alternatif lokasi tanah dan bangunan lain yang dinilai memiliki potensi untuk dihibahkan, apabila diperlukan penyesuaian terhadap hasil survei awal.

Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Bengkulu, Yusep Antonius menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan. Menurutnya, pembentukan Bapas Manna merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pembimbingan klien pemasyarakatan, baik dewasa maupun anak, khususnya di wilayah Bengkulu Selatan dan sekitarnya.

“Pada prinsipnya, Bupati Bengkulu Selatan beserta jajaran menyatakan siap mendukung proses hibah ini. Ini menjadi sinyal positif bagi kami untuk mempercepat persiapan pembentukan Bapas Manna, sehingga pelayanan pembimbingan kemasyarakatan dapat lebih dekat dan optimal bagi masyarakat,” ujar Yusep Antonius dalam keterangannya.

Ia menambahkan, berdasarkan arahan Asisten I Bupati Bengkulu Selatan, tim Bapas Bengkulu bersama Bidang Aset Pemda Bengkulu Selatan akan kembali melakukan survei lanjutan terhadap objek tanah dan bangunan, termasuk alternatif lokasi lain, pada Rabu (14/1/2026). Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi dasar penentuan objek hibah yang paling sesuai.

“Setelah objek hibah ditetapkan melalui proses survei oleh tim aset, sesuai arahan Bupati, aset tersebut akan segera diproses untuk diajukan sebagai hibah kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kami akan terus melakukan follow up agar proses ini berjalan cepat dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yusep menegaskan bahwa keberadaan Bapas Manna diharapkan mampu memperkuat sistem pemasyarakatan berbasis pembimbingan, reintegrasi sosial, serta perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan terus melaporkan perkembangan proses hibah ini kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan menjadi kunci keberhasilan pembentukan Bapas Manna. Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, rencana ini dapat segera terwujud demi peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di Bengkulu Selatan,” pungkasnya.(IH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *