Bengkulu, GK – Upaya penataan kawasan Pasar Panorama kembali dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. UPTD Pasar Panorama memastikan ketersediaan ruang bagi pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan dan trotoar, sebagai langkah memperbaiki tata kelola pasar dan menghilangkan kesan semrawut yang selama ini melekat.
Kepala UPTD Pasar Panorama, Ganda Wijaya, menjelaskan bahwa area dalam pasar memiliki kapasitas yang lebih dari cukup untuk menampung pedagang yang akan direlokasi. Saat ini, terdapat 35 kios kosong dan 150 unit auning yang siap ditempati.
“Kapasitas di dalam pasar masih sangat mencukupi untuk menampung pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan,” jelas Ganda, Rabu (10/12/25).
Ia menegaskan bahwa penataan ini bertujuan mengembalikan fungsi pasar sebagaimana mestinya, sekaligus menciptakan ruang yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
“Harapannya, semua pedagang tertampung di dalam area pasar. Selama ini Pasar Panorama terkesan semrawut karena banyak pedagang berjualan di badan jalan, trotoar, bahkan lokasi parkir,” ujarnya.
Sejalan dengan penataan tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu juga menerbitkan Surat Peringatan Pertama (SP-1) kepada seluruh juru parkir di Zona 6 Pasar Panorama. Peringatan ini dikeluarkan setelah ditemukan sejumlah pelanggaran serius dalam pengelolaan lahan parkir dan pengalihan tugas petugas lapangan.
Kepala Bapenda melalui Kasubid Pendataan dan Penilaian, Indra Gunawan, menegaskan bahwa SP-1 tersebut merupakan bagian dari penegakan aturan sesuai Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam surat itu ditegaskan tiga larangan utama:
1. Juru parkir dilarang mengalihkan tugas dan tanggung jawabnya kepada pihak lain.
2. Juru parkir dilarang mengalihfungsikan lahan parkir untuk aktivitas perdagangan.
3. Juru parkir dilarang menyewakan area parkir kepada pedagang.
Langkah penertiban ini turut menuai respons dari masyarakat. Salah satu warga, Misriyawati-Wati, melalui kolom komentar Facebook Media Center Kota Bengkulu menyampaikan harapannya agar penataan pasar berjalan damai dan memberikan perubahan nyata.
“Ya Allah, semoga penertiban pasar berjalan dengan damai, serta menghasilkan keindahan dan kebersihan nyata bagi Kota Bengkulu,” tulisnya.
Saat ini, Dinas Perindag bersama Satpol PP terus melakukan imbauan kepada pedagang agar menempati kios dan auning yang tersedia di dalam pasar. Pemerintah Kota mencatat bahwa sebagian pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar dan bahu jalan mulai patuh dan berangsur masuk ke area resmi Pasar Panorama.
Penataan ini diharapkan menjadi langkah awal menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib dan nyaman, sekaligus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang berbelanja di Pasar Panorama.(Rls)







