ARGAMAKMUR, GK – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bengkulu Utara menetapkan Juhaili sebagai ketua untuk periode berikutnya.
Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam forum Musda yang digelar di Kota Argamakmur, Minggu (4/1/2026), setelah seluruh pemilik suara menyatakan dukungan bulat kepada Juhaili sebagai calon tunggal.
Jalannya Musda berlangsung tertib, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan. Forum tertinggi partai di tingkat kabupaten tersebut menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus penajaman arah kebijakan dan strategi Partai Golkar Bengkulu Utara ke depan.
Musda ke-XI mengusung tema “Golkar Solid Indonesia Maju, Bengkulu Utara Sejahtera”, yang mencerminkan tekad partai untuk memperkuat konsolidasi internal serta meningkatkan peran politik Golkar dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Dihadiri Langsung Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu beserta pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Pengurus kecamatan, organisasi sayap partai, kader, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Kehadiran unsur partai dari berbagai tingkatan menunjukkan soliditas dan dukungan penuh terhadap jalannya Musda.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Syamsurachman, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musda memiliki peran strategis dalam menentukan arah kepemimpinan dan kekuatan organisasi partai di daerah. Menurutnya, kepemimpinan yang solid menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi dan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar.
“Musda adalah momentum penting untuk konsolidasi dan penyatuan langkah. Kepemimpinan yang didukung penuh oleh kader akan menjadi modal besar bagi partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Syamsurachman.
Ia juga menekankan pentingnya kerja kolektif dan sinergi antarpengurus di seluruh tingkatan, serta kemampuan partai untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan merespons kebutuhan rakyat secara nyata.
Proses pemilihan ketua berlangsung singkat namun penuh makna. Seluruh pemilik suara secara mufakat menyepakati Juhaili sebagai ketua terpilih, sehingga tidak dilakukan pemungutan suara.
Aklamasi tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan kader terhadap kepemimpinan Juhaili yang dinilai mampu menjaga stabilitas organisasi dan memperkuat posisi Golkar di Bengkulu Utara.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Juhaili menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Kepercayaan ini merupakan tanggung jawab besar. Kami akan terus memperkuat struktur partai, meningkatkan kualitas kader, serta memastikan Partai Golkar hadir di tengah masyarakat dengan kerja nyata,” tegas Juhaili.
Ke depan, kepengurusan DPD Partai Golkar Bengkulu Utara akan difokuskan pada penguatan basis organisasi hingga tingkat desa, pembinaan kader muda, serta penyusunan program-program yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Juhaili juga mengajak seluruh kader menjaga persatuan, loyalitas, dan semangat gotong royong dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Musda ke-XI ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran Partai Golkar Bengkulu Utara dalam dinamika politik lokal.
Dengan kepemimpinan yang solid dan dukungan penuh kader, Golkar optimistis dapat terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan menjadi saluran aspirasi masyarakat.(Rls)







