Bengkulu, GK — Korem 041/Gamas menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Makorem 041/Gamas, Jumat pagi (5/12), sebagai upaya memastikan seluruh personel dan perlengkapan siap bergerak cepat ketika terjadi bencana alam di wilayah Bengkulu. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan menyusul bencana yang menimpa beberapa provinsi tetangga seperti Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.
Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han memimpin langsung apel sekaligus melakukan pengecekan kesiapan prajurit serta sarana prasarana penanganan bencana. Berbagai perlengkapan seperti kendaraan, peralatan dapur umum lapangan, peralatan medis, hingga alat komunikasi (alkom) tanpa sinyal turut diperiksa satu per satu.
“Saya minta para perwira dan prajurit memastikan kesiapan bila suatu waktu terjadi bencana. Bila terjadi sesuatu, kita harus berpikir cepat apa yang bisa dilakukan tanpa menunggu perintah, karena kita sudah terlatih,” tegas Brigjen Jatmiko dalam arahannya.
Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan kesiapan ini dilakukan secara menyeluruh hingga ke jajaran Kodim. Tujuannya untuk memetakan kemampuan nyata setiap satuan apabila terjadi keadaan darurat. Menurutnya, pengalaman bencana yang pernah melanda Bengkulu pada tahun-tahun sebelumnya menjadi pelajaran penting agar semua unsur tidak lengah.
Selain itu, Danrem juga menegaskan bahwa hingga kini masih banyak saudara di daerah lain yang sedang ditimpa musibah, sehingga semangat kesiapsiagaan harus terus dijaga.
“Kita tidak boleh terlena atau berdiam diri melihat situasi yang ada sekarang. Bengkulu mudah-mudahan aman, tapi mitigasi tetap sangat penting,” ujarnya.
Akan Gelar Simulasi dan Dapur Umum untuk Warga
Brigjen Jatmiko mengungkapkan, minggu depan Korem 041/Gamas akan melaksanakan aplikasi lapangan berupa simulasi penanganan bencana di wilayah Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah. Kodim di masing-masing kabupaten/kota juga telah diperintahkan menentukan titik-titik pengungsian.
Dalam kegiatan tersebut, Korem juga akan menggelar dapur umum lapangan dan memasak langsung untuk masyarakat. Sedikitnya 100 warga akan diundang untuk menikmati makan gratis sebagai bagian dari program Bantu Rakyat.
Selain dapur umum, kegiatan juga akan disertai simulasi evakuasi menggunakan perahu dan ambulans, termasuk penanganan kesehatan di titik pengungsian. Danrem menegaskan seluruh sektor harus memahami peran masing-masing, mulai dari tim kesehatan, tim evakuasi, hingga tim dapur.
“Kalau amit-amit terjadi sesuatu, kita tidak perlu bingung lagi. Semua sudah tahu tugas dan tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.
Empat Fokus Ancaman Bencana
Kesiapsiagaan Korem 041/Gamas menitikberatkan pada empat potensi bencana utama di Bengkulu diantaranya: Gempa bumi, Tsunami, Tanah longsor serta Banjir
Dengan apel kesiapsiagaan ini, Korem 041/Gamas menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana di wilayah Bengkulu.(Red)







