Bengkulu, GK – Aksi massa di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (2/9), diwarnai momen kebersamaan yang menyejukkan. Ribuan demonstran yang sejak pukul 14.00 WIB mengepung gedung dewan di Jalan Padang Harapan, sepakat menghentikan orasi untuk menunaikan salat Ashar berjamaah bersama anggota DPRD dan aparat yang berjaga.
Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi serupa yang digelar pada Jumat (29/8), dengan membawa tuntutan yang sama. Suasana sempat riuh ketika perwakilan mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB) dipanggil untuk menyampaikan orasi, namun seketika hening setelah azan Ashar berkumandang dari Masjid Raya Baitul Izzah yang letaknya bersebelahan dengan lokasi aksi.
“Kita hentikan sejenak kawan-kawan karena azan berkumandang. Mari kita sholat dulu, kita kawal para anggota DPRD kita untuk melaksanakan sholat,” ujar koordinator aksi, Kelvin di tengah kerumunan.
Hampir dua pertiga peserta aksi kemudian bergabung melaksanakan salat berjamaah bersama para legislator dan aparat kepolisian.
Momen ini menjadi penanda kuat bahwa masyarakat Bengkulu tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, meski sedang menyampaikan aspirasi politik di jalanan.
Aksi Demonstrasi ini disambut baik oleh wakil rakyat, tampak ketua DPRD provinsi Bengkulu, Sumardi bersama anggota DPRD lainnya, duduk bersama mahasiswa di jalan untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan.(Red)







