Dewan Zulasmi Octarina Turun Dapil Serap Aspirasi 

Dewan Zulasmi Octarina Turun Dapil Serap Aspirasi 

Rejang Lebong, GK – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Zulasmi Octarina, S.E., M.M., turun langsung ke Daerah Pemilihan (Dapil) Rejang Lebong–Lebong untuk menyerap aspirasi masyarakat pada Reses Masa Sidang ke-III Tahun 2025, yang berlangsung pada 1–5 Desember 2025.

Kegiatan reses kali ini digelar di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, dan dihadiri puluhan warga yang antusias menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan keluhan mengenai sejumlah titik jalan lingkungan yang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan. Akses jalan yang berlubang dan sering tergerus air hujan dinilai menghambat aktivitas harian masyarakat, termasuk mobilitas pelajar dan pedagang.

Selain jalan, masyarakat juga mengungkapkan kebutuhan perbaikan drainase yang kerap tersumbat sehingga menyebabkan genangan air saat hujan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena meningkatkan risiko kerusakan jalan dan mengganggu kenyamanan pemukiman. Beberapa warga juga meminta perhatian untuk penerangan jalan umum (PJU) yang masih minim dan rawan menimbulkan kecelakaan saat malam hari.

Menanggapi keluhan tersebut, Zulasmi Octarina menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme anggaran di tingkat provinsi. Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, terutama infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Aspirasi masyarakat Karang Anyar ini menjadi prioritas kami. Infrastruktur adalah kebutuhan mendasar, dan kami akan berupaya memastikan pemerintah provinsi memberi perhatian khusus terhadap kondisi jalan, drainase, serta sarana pendukung lainnya,” ujar Zulasmi.

Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif warga yang hadir dan berharap komunikasi seperti ini terus terjalin agar pembangunan tepat sasaran.

“Reses bukan hanya formalitas, tetapi momentum untuk mendengar langsung persoalan di lapangan agar solusi yang dihadirkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Dengan berakhirnya masa reses, Zulasmi berkomitmen untuk mengawal setiap masukan yang diterima dan mendorong percepatan perbaikan infrastruktur demi meningkatkan kualitas hidup warga Rejang Lebong.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *