RS Asta Medika Perluas Peluang Layanan bagi Peserta JKN

BENGKULU, GK – Rumah Sakit (RS) Asta Medika mulai mempersiapkan diri untuk menjadi salah satu pilihan fasilitas pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Bengkulu. Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan kredensialing oleh tim BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu, Rabu (21/10/2026).

Kredensialing ini menjadi tahapan penting untuk menilai kelayakan dan kesiapan rumah sakit sebelum menjalin kerja sama pelayanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari fasilitas medis, kompetensi tenaga kesehatan, standar operasional pelayanan hingga kesiapan sistem administrasi rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Direktur RS Asta Medika, dr. Hamzah, M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan penilaian yang dilakukan tim BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi tim dari BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu yang telah melakukan kunjungan serta penilaian kredensial di RS Asta Medika,” ujar Hamzah.

Menurut Hamzah, tahapan tersebut memiliki arti penting bagi manajemen rumah sakit. Selain sebagai bagian dari proses menuju kerja sama dengan BPJS Kesehatan, kredensialing juga menjadi momentum untuk memastikan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

“Proses ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan wujud nyata dedikasi kami untuk memastikan bahwa setiap pasien, khususnya peserta JKN, mendapatkan standar pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan profesional,” katanya.

Evaluasi Menyeluruh Fasilitas dan Pelayanan

Dalam pelaksanaannya, tim kredensialing BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu dipimpin oleh apt. Edy Syamsuri, S.Si., M.M., M.K.M., AAAK., CT.

Tim melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kesiapan berbagai fasilitas dan sistem pelayanan yang dimiliki RS Asta Medika.

Sejumlah fasilitas yang menjadi objek peninjauan meliputi instalasi gawat darurat (IGD), poliklinik spesialis, ruang rawat inap, laboratorium, hingga layanan radiologi.

Tidak hanya berfokus pada kelengkapan sarana medis, evaluasi juga mencakup ketersediaan serta kompetensi tenaga kesehatan, penerapan standar operasional prosedur (SOP), dan kesiapan administrasi maupun teknologi informasi.

Salah satu aspek yang turut diperiksa adalah sistem antrean digital. Kesiapan sistem ini dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan administrasi yang lebih tertata dan memudahkan pasien ketika mengakses layanan kesehatan.

Melalui pemeriksaan tersebut, BPJS Kesehatan melakukan penilaian terhadap kesesuaian sarana, prasarana, serta sistem operasional rumah sakit dengan standar yang dipersyaratkan.

Optimistis Perluas Akses Pelayanan Kesehatan

Manajemen RS Asta Medika berharap pelaksanaan kredensialing dapat menjadi pintu masuk menuju terjalinnya kerja sama resmi dengan BPJS Kesehatan.

Apabila kerja sama tersebut terealisasi, RS Asta Medika berpeluang memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memberikan alternatif fasilitas kesehatan bagi masyarakat Bengkulu yang terdaftar sebagai peserta JKN.

Untuk mendukung tujuan tersebut, manajemen menyatakan komitmennya untuk terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Pembenahan fasilitas, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, serta optimalisasi sistem pelayanan menjadi bagian dari perhatian rumah sakit.

Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan kredensialing belum secara otomatis menjadikan RS Asta Medika sebagai fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.

Masih terdapat tahapan evaluasi dan proses lanjutan yang harus dilalui sesuai ketentuan yang berlaku sebelum kerja sama resmi dapat dilaksanakan.

Dengan adanya proses ini, RS Asta Medika berharap dapat memenuhi seluruh standar yang ditetapkan sehingga ke depan mampu mengambil bagian dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bengkulu, khususnya peserta JKN.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *