BENGKULU, GK — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu telah mengintensifkan upaya memulangkan atlet asal Bengkulu yang saat ini memperkuat daerah lain untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi KONI Bengkulu dalam memperkuat pembinaan atlet daerah sekaligus memastikan atlet potensial asal Bengkulu dapat kembali memperkuat kontingen daerah pada ajang olahraga nasional mendatang.
Mewakili Ketua KONI provinsi Bengkulu, Ketua Pengprov Perserosi Bengkulu yang juga Anggota Bidang Prestasi KONI Provinsi Bengkulu, H. Sujono, S.P., M.Si., menyampaikan uraian saat acara coffee morning di Kantor KONI Provinsi Bengkulu, Kamis (27/8/2026).
Sujono mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah atlet yang sebelumnya memperkuat daerah lain. Dari komunikasi tersebut, terdapat kesepakatan untuk proses pemindahan atlet.
“Kemudian dengan atletnya dan Alhamdulillah sudah sepakat. Kemudian kita juga sudah komunikasi dengan konsorsi DKI dan juga koni DKI untuk proses pemindahan atlet sepatu roda salah satunya. Nah, doakan itu lancar berjalan sehingga September pemindahan atau pengembalian atlet.”
Menurut Sujono, proses perpindahan atlet perlu segera diselesaikan agar pembinaan dapat dilakukan secara maksimal sebelum PON 2028. Ia menyebut waktu pembinaan menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan atlet menuju kompetisi nasional.
“Aturan KONI untuk pemindahan itu maksimal 2 tahun sebelum pelaksanaan PON. Jadi maksimal semua cabor bukan hanya sepatu roda ya, itu 2 tahun sebelum pelaksanaan PON,”tambah Sujono.
KONI Bengkulu menargetkan proses mutasi atlet yang akan kembali memperkuat Bengkulu dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal pembinaan. Langkah tersebut tidak hanya menyasar cabang olahraga sepatu roda, tetapi juga atlet dari cabang olahraga lainnya yang dinilai potensial.
“Jadi karena pelaksanaan PON itu insya Allah September 2028, maka di September 2026 ini semua yang akan pindah itu harus sudah diselesaikan.”
KONI Bengkulu berharap proses komunikasi dan administrasi pemindahan atlet tersebut berjalan lancar. Dengan demikian, atlet yang kembali dapat segera mengikuti program pembinaan dan persiapan menuju PON 2028.
Upaya memulangkan atlet ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen KONI Bengkulu untuk mengoptimalkan potensi putra-putri daerah dan meningkatkan prestasi olahraga Bengkulu di tingkat nasional.(Red)






